Rabu, 28 Januari 2015

RELAWAN ATAU VOLUNTEER

Ini Kisah Tentang seorang Relawan atau Sukarelawan

Oke guys, mari kita bahas secara perlahan, apa definisi relawan menurut kalian??? Mungkin ada yang berpendapat begini, “relawan adalah volunteer, dan volunteer itu ya relawan”, ribet ya. Pembahasannya bolak balik disitu aja, haha. Okey, gak usah kaku bro, dan gak usah bimbang, sampein aja apa yang mau kalian sampaikan. Ungkapin aja apa pendapat kalian, disini tempat bebas berkreasi dan berpendapat. Eits tapi tetep jangan ampe nikung yes. Dan ini beberapa definisi menurut teman-temanku:

Volunteering itu, menggerakkan suara hati, memanusiakan manusia, mengeluarkan potensi, dan dampaknya menentramkan hati, itu aja deh (Ajeng RA shine). Relawan itu adalah panggilan hati untuk membantu sesama dengan ikhlas walau apa yang kita miliki terbatas (Feri Isdiansyah). Relawan itu bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain #ehiyanggasih (Diaz Aziza M). Relawan adalah seseorang yang berjuang untuk rela dalam keterbatasan dan relawan adalah perpanjangan tangan Tuhan (Bisri Mustofa). Relawan itu gak marah kalo hp nya ngehank sama uler-uleran (Fajar Firman Putra Petir). Relawan itu antara aku, kamu dan dia (masih Feri Isdiansyah). Volunteering adalah bekerja dengan hati (Elgidia Laurina). 

Volunteering is a new refreshing (Hanum Puspa Dhiani). Relawan itu no kacang-kacang (Tarida Rahayu). Relawan tidak dibayar bukan karena tak bernilai tapi karena tak ternilai (Khairil Anam). Relawan itu bersedia meluangkan waktunya dan menjadikan dirinya bermanfaat untuk orang lain dalam hal kebaikan (Yenni Rahma). Relawan itu simple, nggak ribet, relawan itu rela meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga, dan relawan itu iccikiwir binggow lah pokoke (Lina Aminah Aisyah Joleha). Relawan adalah seseorang atau kelompok yang dengan sengaja melakukan aktivitas tanpa memungut biaya sebagai bayaran dan sengan rela tanpa ada paksaan dari manapun dalam melakukan aktivitas tersebut (Riantiarno).

Diatas udah banyak yang komen tentang relawan dan volunteer, mulai dari yang paling bener ampe yang paling ngaco haha. Ya begitulah hidup, terkadang memang harus ada bumbu-bumbu kekoplakan yang menjamur, seperti kamu, #iyakamu. Sudah, sudah mari kita fokus bro and sista.

Lanjut ya, kalo ditelaah lagi, ternyata kata relawan itu gak ketemu tuh di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) alias nihil. Silahkan di cek, yang ada adalah kata sukarelawan, definisinya kurang lebih begini. Sukarelawan /su·ka·re·la·wan/ /sukarélawan/ n à Orang yg melakukan sesuatu dengan sukarela (tidak karena diwajibkan atau dipaksakan). Sampe disini jelas ya, apa definisi relawan, eh sukarelawan maksute. Jangan ampe salah sebut lagi, wokkeh. 

Lalu apa itu Volunteer, sekilas memang bunyinya senada sih dengan kata follow istilah yang ada di twitter yaitu mengikuti. Bila dikaitkan lagi dilapangan adakalanya beberapa atau segelintir orang bergerak karena ikut-ikutan, bukan keinginan sendiri dan bukan dari hati. Okey mari kembali kita bahas apa itu Volunteer. Volunteer hanyalah bahasa Indonesia yang diasingkan. 

Terdengar keren bagi sebagian orang Indonesia karena enggan menggunakan bahasa negaranya sendiri. Jelasnya, saya tahu dan anda semuapun tahu bahwa Volunter adalah bahasa inggris, bila diartikan maka maknanya adalah Sukarelawan. Silahkan di cek kembali terjemahan bahasa Inggris-bahasa Indonesia untuk kata Volunteer jika saya salah. Pada dasarnya Volunteer adalah kata benda. Sama halnya dengan kata sukarelawan, tuntas ya guys.

Sebagai penutup dalam pemakaian bahasa Indonesia sering kita temukan penggunaan kata relawan dan sukarelawan. Penggunaan kedua kata itu menyebabkan sebagian pemakai bahasa mempertanyakan bentuk manakah yang benar dari kedua kata itu? Dalam hal ini, kita perlu memahami imbuhan –wan itu berasal dari bahasa sansekerta. Imbuhan itu digunakan bersama kata nomina, seperti pada kata bangsa + imbuhan –wan = bangsawan, harta + imbuhan -wan = hartawan, rupa + imbuhan –wan = rupawan.

Imbuhan itu menyatakan tentang ‘orang yang memiliki benda seperti yang disebutkan pada kata dasar’. Jadi, bangsawan berarti ‘orang yang memiliki bangsa’ atau ‘keturunan raja dan/atau kerabatnya’; hartawan ‘orang yang me­mikili harta’, dan rupawan ‘ orang yang memiliki rupa yang elok’ atau ‘orang yang elok rupa’. 

Dalam perkembangannya, arti imbuhan –wan meluas. Pada kata ilmuwan, negarawan, fisikawan, misalnya, imbuhan –wan menyatakan ‘orang yang ahli dalam bidang yang disebutkan pada kata dasarnya’. Dengan demikian, ilmuwan berarti ‘orang yang ahli dalam bidang ilmu tertentu’; negarawan ‘orang yang ahli dalam bidang kenegaraan’; dan fisikawan ‘orang yang ahli dalam bidang fisika’. Pada kata seperti olahragawan, peragawan, dan usahawan, imbuhan –wan berarti ‘orang yang berprofesi dalam bidang yang disebutkan pada kata dasar’. Jadi, olah­ragawan berarti ‘orang yang memiliki profesi dalam bidang olahraga’; peragawan ‘orang yang berprofesi dalam bidang peragaan’, dan usahawan ’orang yang berprofesi dalam bidang usaha (tertentu)’. 

Pada contoh itu terlihat bahwa imbuhan –wan pada umumnya dilekatkan pada kata benda (nomina), seperti bangsa, harta, ilmu, olahraga, usaha, dan peraga. Imbuhan -wan tidak pernah dilekatkan pada kata kerja (verba). Berdasarkan kenyataan itu, penggunaan imbuhan –wan pada kata relawan di­pandang tidak tepat. Hal itu sama saja kasusnya dengan penambahan –wan pada kata kerja pirsa yang menjadi pirsawan. Dalam hal ini pilihan bentuk kata yang benar adalah pemirsa, yaitu orang yang melihat dan memperhatikan atau menonton siaran televisi. Kata sukarelawan mengandung pengertian orang yang dengan sukacita melaku­kan sesuatu tanpa rasa terpaksa. Kata sukarela ini berasal dari kata dasar sukarela dan imbuhan -wan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996:970) pun, bentuk kata yang ada adalah sukarelawan, sedangkan kata relawan tidak ada. Oleh karena itu, kata yang sebaiknya kita gunakan adalah sukarelawan, bukan relawan.

Terimasih sudah membaca. ^_^




Sumber




Kmpung Utan-28 januari 2015

Pukul 10.00 WIB








Share this

0 Comment to "RELAWAN ATAU VOLUNTEER"

Posting Komentar