Senin, 04 November 2013

Aku, Gumilang di Hutan



“Tentara hitam datang! Bergegas!” suara sepatu-sepatu lars tentara bergema hingga ke pelosok desa. Aku terbangun, dengan cepat mengambil ransel yang sudah sejak dulu aku persiapkan—sejak negara kami berperang dan tentara musuh mulai menyerang warga sipil. Kudengar dua adik kembarku meraung di kamarnya, mereka ketakutan mencari sosok Ibu dalam gelap.

“Derai, bawa adik-adikmu ke hutan!” Ibu berteriak dari dapur, ia pasti sedang mengambil bekal yang juga sudah sejak dulu disiapkan. Aku berlari menuju pintu, bergegas menggendong adik-adik bayiku.

Duaaarr. Suara tembakan menghentikan langkahku sejenak, dan aku tahu saat itu juga Ibuku telah tumbang. Aku harus menenangkan Pelangi dan Mentari agar tak terdengar tentara di bawah. Tapi apa daya, seluruh dinding di hadapanku hancur oleh ledakan, bongkahnya terlempar pada kami. Kepala. Kemudian kaki. Kurasakan darah mulai mengalir dari pelipis, kakiku sakit, dan kepalaku pusing.

Ada ruang rahasia di bawah lantai kamarku! Hanya itu yang berhasil kuingat disituasi seperti ini. Aku mulai mencopoti satu-satu kayu lantai kamar, menyelipkan tubuhku, menggendong Pelangi dan Mentari, kemudian menutup ruang sempit ini kembali. Mataku mulai menutup, aku tahu aku pingsan.

***

Jumat, 01 November 2013

SEMBILAN KOMUNITAS YANG LAYAK JADI REFERENSI KEPENULISAN

Berikut ini daftar situs yang bisa kita gunakan sebagai referensi dalam dunia kepenulisan. Silakan kunjungi situs-situs tersebut dan gunakan Megasiana sebagai tempat untuk mempraktekkannya. Kita akan bersama-sama di sini untuk memberikan masukan atau saran.

1. BelajarMenulis.com
BelajarMenulis.com didedikasikan bagi anda yang serius ingin menjadi penulis sukses. Di sini anda bisa belajar banyak tentang kiat dan trik menulis, juga motivasi dan info-info penting seputar penulisan.

SUKSES SEBATAS PERSEPSI



Sebuah perenungan dan pola pikir untuk menjadi pemenang dalam kehidupan.

1/ Saya selalu yakin bahwa pada hakikatnya manusia itu selalu mempunyai nilai positif, dan pada dasarnya juga nilai-nilai positif itu sudah tertanam di dalam alam bawah sadar kita, tinggal bagaimana kita mengambil dan membangkitkan nilai positif tersebut.

2/ Seringkali kita menganggap dengan usia kita yang matang pikiran kita pun sudah matang dengan sendirinya. padahal matangnya sebuah pola pikir terbentuk karena adanya sebuah pilihan. pilihan untuk tidak diam disaat orang lain terhenti, pilihan untuk keluar dari zona aman disaat org lain nyaman di zona tenang. pilihan untuk menjadi hebat di saat orang lain tak mampu untuk berbuat. #BergerakDanTerusBerkarya Itulah pemenang kehidupan.

3/ Mungkin temen-temen pernah mendengar daya tarik pikiran. Baik itu sifatnya negatif atau pun positif. Itulah kehidupan smua dimulai dari persepsi, setelah persepsi itu kuat maka akan ada niat yg kuat pula di barengin dengan pergerakan yg mantap. Hidup itu bukan hanya memahami orang lain tapi juga bagaimana kita memahami diri kita sendiri.

4/ Ini lebih kepada penerapan ilmu yang seharusnya pada tempat dan waktu yang tepat. Yang saya pahami dalam sebuah cerita adalah jauh ke dalam sebuah "Persepsi", berbaik sangkalah selalu kepada Tuhanmu ainama kuntum (dimanapun kamu berada), ingat jika kamu sudah mengenal siapa dirimu, maka kan kau kenal siapa Tuhamu.

5/ Berbaik sangka dan lebih melihat dari sudut pandang yang berbeda, jangan hanya fokus pada apa yang kita minta dan mesti itu yang kita dapatkan, mungkin Dia akan memberikan apa yang kita minta dalam bentuk lain. 
6/ Moga hati kita selalu dibaluti keimanan dan ketaqwaan padaNya, walaupun terkadang kita mngikuti konsep iman bertambah dan adakalanya berkurang. Sungguh keimanan dan persepsi sangat mempengaruhi praktek kita dlm beribadah. Hati2 dlm persepsi sering kali kita salah jlur krena kinerja kita bukan lg terpacu pada orientasi "ikhlas".